Senyum bahagia Ronaldo usai berhasil memenangkan trofi Ballon d'Or tahun ini

Cristiano Ronaldo : Dari ‘Arogan’ Jadi ‘Korban’

Sejak kedatangannya ke Theater of Dream, Old Trafford, citra arogan perlahan menempel ke sosok Cristiano Ronaldo. Pemain yang saat ini membela Real Madrid tersebut memang dikenal dengan karakter bermain individual. Kemampuan nya dalam mengolah dan menguasai si kulit bundar selalu menjadi andalannya saat masih berserragam Manchester United.

CR7 yang tidak lagi arogan

CR7 yang tidak lagi arogan

Tetapi semua berubah sejak melejitnya pamor Lionel Messi bersama Barcelona. Dominasi sang rival di kancah sepakbola eropa sedikit demi sedikit mulai membayangi pemain yang akrab disapa CR7 tersebut. Ditambah lagi momen kepindahannya ke Real Madrid yang membuat rivalitas antara dirinya dengan Messi memanjang menjadi antara Madrid dengan Barca.

Melihat dominasi La Pulga di tanah eropa, kesan arogan yang menempel pada diri Ronaldo pun mulai luntur. Kini sosok Ronaldo kerap dinilai masyarakat sebagai korban atas arogansi Messi buah dari prestasinya bersama Barca.

Sosok Yang Mengejar Kesempurnaan

Passion dan determinasi Cristiano Ronaldo dalam dunia sepakbola terbukti belum ada yang mampu menandinginya hingga saat ini. Bagaimana  tidak, jika kita menoleh ke belakang terhadap perjalanan karirnya, sangat terlihat bahwa sang pemain selalu mengejar kesempurnaan.

Cristiano Ronaldo saat masih berseragam Manchester United

Cristiano Ronaldo saat masih berseragam Manchester United

Sebut saja saat awal karirnya di kancah sepakbola eropa bersama Sporting Lisbon. Ronaldo yang pada saat itu berusia 12 tahun kerap kali menangis lantaran harus tinggal di mess klub, terpisah jauh dari keluarga. Namun keinginannyayang sangat kuat berhasil berbuah manis, Manchester United mengisyaratkan ketertarikan kepadanya.

Penampilan impresif Ronaldo bersama Lisbon diyakini Sir Alex Ferguson dapat memberikan warna baru dalam sepakbola Inggris. Dan ternyata naluri pelatih legendaris United tersebut tidak meleset. Bersama The Red Devils, CR7 berhasil membuktikan magis nya ke seantero Inggris bahkan eropa.

Hingga akhirnya saat ini Ronaldo berseragam Real Madrid, pemain kelahiran Madeira tersebut selalu berhasil membuktikan kepada dunia bahwa dominasi Messi belum cukup untuk menutup sinar yang dipancarkannya. Cristiano kerap dinilai menungguli sang rival dalam berbagai aspek di luar hal sepakbola. Memang saat itu Messi berhasil memenangkan beberapa gelar sebagai yang terbaik, namun Ronaldo berhasil memenangkan hati masyarakat.

Alasan Ronaldo Berhasil Memenangkan Hati Masyarakat

Sedikit menggelitik memang fakta tentang Cristiano Ronaldo yang berhasil menjadi juara di hati masyarakat di tengah dominasi Messi di eropa. Bagaimana tidak, sang pemain seakan tidak terpengaruh atas puja-puji yang membanjiri sang rival dan memilih untuk mendedikasikan dirinya 100% untuk sepakbola.

Senyum bahagia Ronaldo usai berhasil memenangkan trofi Ballon d'Or tahun ini

Senyum bahagia Ronaldo usai berhasil memenangkan trofi Ballon d’Or tahun ini

Tapi selain itu apa saja sebenarnya yang menjadi nilai plus Ronaldo di mata masyarakat? Berikut adalah alasan-alasannya:

Penghasilan di Luar Sepakbola

Di luar gajinya sebagai pemain Los Galacticos, ternyata pemain yang akrab disapa Cristiano ini juga memiliki penghasilan di luar sepakbola. Sebut saja tawaran sebagai bintang iklan baik di media cetak maupun elektronik. Sudah tentu selain menambah popularitas ini juga akan menambah pundi-pundi sang pemain di luar gajinya sebagai punggawa Madrid.

Jiwa Sosial Yang Tinggi

Siapa yang tidak ingat dengan Martunis? Anak laki-laki korban Tsunami Aceh 2006 lalu yang ditemukan selamat dari bencana alam tersebut mengenakan jersey Portugal bernomor punggung 7. Tidak membutuhkan waktu lama bagi Ronaldo untuk mendarat ke Indonesia untuk menemui sang bocah dan tak segan untuk mengangkatnya sebagai anak asuh. Dan bagaimana nasib Martunis sekarang? Menurut kabar, kini bocah yang telah beranjak remaja tersebut tengah merintis karir di Sporting Lisbon, berharap bisa meneruskan jejak sang ayah angkat.

Prinsip Yang Kuat

Dedikasi pria peraih Ballon d’Or tahun ini dalam dunia sepakbola tidak perlu diragukan lagi. Dan ternyata, pemain tersebut tidak hanya memiliki prinsip yang kuat dalam hal sepakbola. Sebut saja hal kecil seperti prinsip sang pemain yang tidak ingin tubuhnya tersentuh jarum tattoo setitikpun. Alasannya? Tentu saja sang pemain tak ingin tattoo menghalangi kebiasaannya untuk mendonorkan darah. Fakta ini cukup mengejutkan mengingat kesan glamor yang kerap hinggap pada sosok pemain tersebut.