Real Madrid

Real Madrid Kokoh di Puncak Klasemen

Hingga memasuki pekan ke 21 La Liga Spanyol pada akhir pekan nanti, Real Madrid masih kokoh di puncak klasemen dengan raihan 46 poin. Dengan catatan, 14 meraih hasil kemenangan, empat kali imbang dan hanya menelan satu kekalahan saja.

Real Madrid

Real Madrid masih kokoh di puncak klasemen sementara La Liga Spanyol

Dimana satu-satunya kegagalan pasukan Los Merengues dialami ketika bertandang Estadio Ramón Sánchez Pizjuán, markas Sevilla. Laga dalam lanjutan matchday ke 18 tersebut, tim tuan rumah mampu menaklukkan tim asuhan Zinedine Zidane dengan skor tipis 2-1.

Padahal laga yang dihelat pada tanggal 16 Januari 2017 lalu, El Real mampu sempat unggul terlebih dahulu melalui kaki sang megabintang Cristiano Ronaldo. Namun, kapten tim Sergio Ramos justru membuat gol bunuh diri. Gol kemenangan sendiri diciptakan oleh Jovetic di menit-menit akhir pertandingan.

Los Blancos baru menjalani 19 partai sejauh ini. Satu pertandingan yang belum dimainkan yakni melawan Valencia di pekan ke 16. Pasalnya, Real Madrid harus mengikuti kejuaraan Piala Dunia Antarklub di Qatar pada bulan Desember 2016 lalu, yang dimana berakhir dengan meraih trofi.

Dengan demikian, jarak dengan Barcelona yang saat ini hanya terpaut empat angka saja di urutan kedua, kemungkinan dapat bertambah. Tentu dengan syarat bahwa Gareth Bale CS mampu meraih kemenangan di markas Los Che Els taronja.

Sementara di urutan ketiga ditempati oleh satu-satunya tim yang mampu memberikan kekalahan bagi tim arahan Zidane sejauh ini, yaitu Sevilla dengan perolehan poin yang juga dimiliki oleh Los Cules, yakni 42 poin.

Rival sekota Real Madrid, Atletico Madrid sementara ini harus puas duduk di urutan keempat dengan mengoleksi 36 poin. Real Sociedad berada dibawahnya dengan selisih poin hanya satu poin dan Villareal melengkapi zona Eropa dengan raihan 34 angka.

Sedangkan di zona degradasi, sejauh ini diklaim oleh Sporting Gijon yang hanya mampu mengantongi angka sebanyak 13 poin. Disusul Osasuna dan Granada yang memiliki poin sama yaitu 10 poin,

Zidane Optimis Mampu Pertahankan Posisi Klasemen Hingga Akhir Musim

Real Madrid belum tergoyahkan di posisi pertama dengan terpaut empat angka dibelakang sang rival abadi Barcelona. Hal tersebut membuat sang pelatih, Zidane memiliki keyakinan bahwa timnya akan mampu mempertahankan posisi sebagai pemuncak klasemen hingga akhir musim mendatang.

Zinedine Zidane

Zinedine Zidane merasa optimis akan mampu mempertahankan posisi pertama di klasemen hingga akhir musim

“Skuat tim kami dipenuhi oleh para pemain yang hebat dan siap untuk dimainkan kapan saja. Sehingga, saya rasa bahwa posisi puncak klasemen ini akan bertahan hingga musim berakhir,”

“Dengan begitu, kami tetap dapat memperoleh trofi domestik di tahun ini. Mengingat laga pada tengah pekan kemarin, tim kami harus gugur di kancah Copa del Rey. Kami juga masih memiliki peluang besar untuk mampu mempertahankan gelar juara Liga Champions di musim ini,”

“Kami pun terus memperbaiki performa kami di setiap pertandingan. Karena kami tahu bahwa lawan akan mengerahkan kemampuan sekuat tenaga untuk mengalahkan kami. Jadi, kami tak ingin memberikan kemenangan untuk tim lawan,” ujar manajer asal Prancis.

Cristiano Ronaldo: Juara Adalah Target Kami

Megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo mengungkapkan bahwa juara La Liga Spanyol maupun UCL merupakan target utama timnya. Sejauh ini, El Real masih kokoh di puncak klasemen dan begitu pula di kancah Liga Champions sukses melaju ke babak perempat final.

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo yakin timnya akan mampu meraih gelar juara di akhir musim nanti

“Target kami adalah untuk kembali juara. Saat ini, kami berada di posisi teratas dalam klasemen. Terpaut cukup aman dari pesaing terdekat,”

“Begitu juga dengan Liga Champions, dimana pada musim lalu kami berhasil menjadi juara. Jadi, target kami selanjutnya adalah untuk mempertahankan trofi tersebut,” ujar pemain yang berhasil membawa tim Nasional Portugal menjuarai UERO 2016 lalu untuk pertama kalinya.

Senyum bahagia Ronaldo usai berhasil memenangkan trofi Ballon d'Or tahun ini

Cristiano Ronaldo : Dari ‘Arogan’ Jadi ‘Korban’

Sejak kedatangannya ke Theater of Dream, Old Trafford, citra arogan perlahan menempel ke sosok Cristiano Ronaldo. Pemain yang saat ini membela Real Madrid tersebut memang dikenal dengan karakter bermain individual. Kemampuan nya dalam mengolah dan menguasai si kulit bundar selalu menjadi andalannya saat masih berserragam Manchester United.

CR7 yang tidak lagi arogan

CR7 yang tidak lagi arogan

Tetapi semua berubah sejak melejitnya pamor Lionel Messi bersama Barcelona. Dominasi sang rival di kancah sepakbola eropa sedikit demi sedikit mulai membayangi pemain yang akrab disapa CR7 tersebut. Ditambah lagi momen kepindahannya ke Real Madrid yang membuat rivalitas antara dirinya dengan Messi memanjang menjadi antara Madrid dengan Barca.

Melihat dominasi La Pulga di tanah eropa, kesan arogan yang menempel pada diri Ronaldo pun mulai luntur. Kini sosok Ronaldo kerap dinilai masyarakat sebagai korban atas arogansi Messi buah dari prestasinya bersama Barca.

Sosok Yang Mengejar Kesempurnaan

Passion dan determinasi Cristiano Ronaldo dalam dunia sepakbola terbukti belum ada yang mampu menandinginya hingga saat ini. Bagaimana  tidak, jika kita menoleh ke belakang terhadap perjalanan karirnya, sangat terlihat bahwa sang pemain selalu mengejar kesempurnaan.

Cristiano Ronaldo saat masih berseragam Manchester United

Cristiano Ronaldo saat masih berseragam Manchester United

Sebut saja saat awal karirnya di kancah sepakbola eropa bersama Sporting Lisbon. Ronaldo yang pada saat itu berusia 12 tahun kerap kali menangis lantaran harus tinggal di mess klub, terpisah jauh dari keluarga. Namun keinginannyayang sangat kuat berhasil berbuah manis, Manchester United mengisyaratkan ketertarikan kepadanya.

Penampilan impresif Ronaldo bersama Lisbon diyakini Sir Alex Ferguson dapat memberikan warna baru dalam sepakbola Inggris. Dan ternyata naluri pelatih legendaris United tersebut tidak meleset. Bersama The Red Devils, CR7 berhasil membuktikan magis nya ke seantero Inggris bahkan eropa.

Hingga akhirnya saat ini Ronaldo berseragam Real Madrid, pemain kelahiran Madeira tersebut selalu berhasil membuktikan kepada dunia bahwa dominasi Messi belum cukup untuk menutup sinar yang dipancarkannya. Cristiano kerap dinilai menungguli sang rival dalam berbagai aspek di luar hal sepakbola. Memang saat itu Messi berhasil memenangkan beberapa gelar sebagai yang terbaik, namun Ronaldo berhasil memenangkan hati masyarakat.

Alasan Ronaldo Berhasil Memenangkan Hati Masyarakat

Sedikit menggelitik memang fakta tentang Cristiano Ronaldo yang berhasil menjadi juara di hati masyarakat di tengah dominasi Messi di eropa. Bagaimana tidak, sang pemain seakan tidak terpengaruh atas puja-puji yang membanjiri sang rival dan memilih untuk mendedikasikan dirinya 100% untuk sepakbola.

Senyum bahagia Ronaldo usai berhasil memenangkan trofi Ballon d'Or tahun ini

Senyum bahagia Ronaldo usai berhasil memenangkan trofi Ballon d’Or tahun ini

Tapi selain itu apa saja sebenarnya yang menjadi nilai plus Ronaldo di mata masyarakat? Berikut adalah alasan-alasannya:

Penghasilan di Luar Sepakbola

Di luar gajinya sebagai pemain Los Galacticos, ternyata pemain yang akrab disapa Cristiano ini juga memiliki penghasilan di luar sepakbola. Sebut saja tawaran sebagai bintang iklan baik di media cetak maupun elektronik. Sudah tentu selain menambah popularitas ini juga akan menambah pundi-pundi sang pemain di luar gajinya sebagai punggawa Madrid.

Jiwa Sosial Yang Tinggi

Siapa yang tidak ingat dengan Martunis? Anak laki-laki korban Tsunami Aceh 2006 lalu yang ditemukan selamat dari bencana alam tersebut mengenakan jersey Portugal bernomor punggung 7. Tidak membutuhkan waktu lama bagi Ronaldo untuk mendarat ke Indonesia untuk menemui sang bocah dan tak segan untuk mengangkatnya sebagai anak asuh. Dan bagaimana nasib Martunis sekarang? Menurut kabar, kini bocah yang telah beranjak remaja tersebut tengah merintis karir di Sporting Lisbon, berharap bisa meneruskan jejak sang ayah angkat.

Prinsip Yang Kuat

Dedikasi pria peraih Ballon d’Or tahun ini dalam dunia sepakbola tidak perlu diragukan lagi. Dan ternyata, pemain tersebut tidak hanya memiliki prinsip yang kuat dalam hal sepakbola. Sebut saja hal kecil seperti prinsip sang pemain yang tidak ingin tubuhnya tersentuh jarum tattoo setitikpun. Alasannya? Tentu saja sang pemain tak ingin tattoo menghalangi kebiasaannya untuk mendonorkan darah. Fakta ini cukup mengejutkan mengingat kesan glamor yang kerap hinggap pada sosok pemain tersebut.