Gol tendangan bebas Ronaldo tak cukup bawa Madrid lolos

Imbang, Celta Vigo Singkirkan Madrid

Gagal membayar kekalahan di leg pertama, Real Madrid harus meneriman kenyataan pahit tersingkir dari turnamen Copa del Rey usai hanya meraih hasil imbang atas tuan rumah Celta Vigo dengan skor akhir 2-2, agregat 3-4.

Ronaldo Tak Mampu Loloskan Madrid

Gol bunuh diri Danilo membuka petaka bagi Madrid

Gol bunuh diri Danilo membuka petaka bagi Madrid

Real Madrid harus mengakhiri perjalanan mereka di turnamen Copa del Rey usai hanya meraih hasil imbang atas tim tuan rumah Celta Vigo dengan skor akhir 2-2 dalam pertandingan leg kedua perempat final Copa del Rey dini hari tadi.

Memainkan Cristiano Ronaldo, ternyata bukan jaminan bagi Los Blancos untuk dapat mengklaim tempat mereka di semifinal Copa de Rey. Terbukti sepanjang pertandingan, peraih trofi Ballon d’Or tersebut gagal untuk memaksimalkan peluang menjadi gol untuk Madrid.

Sempat menyerah dalam laga leg pertama, skuad asuhan Zinedine Zidane berkunjung ke Stadion Balaidos dengan motivasi penuh untuk bisa membalas kekalahan dengan kemenangan berselisih dua gol atas tuan rumah Celta Vigo.

Terlihat tim tamu berhasil mendominasi jalannya pertandingan dan juga menciptakan beberapa peluang emas. Dari segi penguasaan bola, El Real juga berhasil menguasai 66 persen ball possesion berbanding 34 persen dari tim tuan rumah.

Tampil menggebrak sejak awal, skuad Zinedine Zidane yang memilih untuk menerapkan formasi 3-5-2 ketimbang 4-3-3, berhasil menciptakan peluang lebih dulu lewat aksi Isco yang masih berhasil dipatahkan kiper Celta Vigo, Sergio Alvarez.

Namun sayang, usaha Real Madrid untuk membalikan keadaan pada leg pertama malah justru berbalik menjadi petaka. Pada menit ke-44 bek Madrid, Danilo, melakukan blunder saat berniat menghalau tembakan John Guidetti yang akhirnya menyebabkan gol bunuh diri. Tuan rumah mengakhiri babak pertama dengan skor 1-0.

Memasuki babak kedua, Madrid yang mendapatkan kesempatan tendangan bebas tidak menyia-nyiakan kesempatan tesebut. Cristiano Ronaldo yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menyamakan kedudukan sementara pada menit ke-62.

Bermaksud membalikan keadaan dengan meningkatkan serangan, lini bertahan Los Blancos malah kecolongan saat laga menyisakan lima menit. Aksi Daniel Wass yang melepaskan tembakan dari luar area penalti berhasil memperdaya kiper Kiko Casilla dan menambah keunggulan agregat tuan rumah menjadi 4-2.

Real Madrid baru berhasil menyamaka kedudukan sekaligus memperkecil ketinggalan agregat mereka pada menit ke 90-an. Aksi Lucas Vasquez yang berhasil memaksimalkan umpan Karim Benzema berhasil memperkecil ketertinggalan Madrid.

Pertandingan berakhir dengan sor akhir 2-2, agregat 3-4 bagi Celta Vigo.

Usai Tersingkir, Ramos : Untung Gugur Sekarang

Gol tendangan bebas Ronaldo tak cukup bawa Madrid lolos

Gol tendangan bebas Ronaldo tak cukup bawa Madrid lolos

Menanggapi kegagalan tim nya menembus babak semifinal Copa del Rey, sang kapten, Sergio Ramos menanggapinya dengan positif serta besar hati. Dalam wawancara dengan media setempat usai pertandingan, bek Los Blancos tersebut mengungkapkan,

“Saya pikir kami sangat beruntung karena tersingkir saat masih babak perempat final seperti sekarang ini. Akan lebih menyakitkan jika harus tersingkir di semifinal atau final, karena masih banyak kompetisi yang harus kami jalani seperti La Liga dan Liga Champions.”

“Saya rasa pelatih (Zidane) juga tidak masalah atas kegagalan kami dalam turnamen ini dan tetap bangga atas performa yang para pemain tampilkan.” ujar Sergio Ramos.

Sementara itu, banyak pihak yang menganggap kegagalan Ramos dkk. adalah akibat badai cedera yang menerpa kubu Madrid. Menanggapi hal itu, Ramos menampiknya dan menganggap hal itu bukanlah sebuah alasan.

“Badai cedera yang menimpa tim sejujurnya bukanlah alasan atas kegagalan kami. Para pemain telah berusaha sekuat tenaga, memberika kemampuan terbaik mereka, hanya saja kami semua gagal memaksimalkan peluang yang ada.” tutup pemain belakang yang akhir-akhir ini rajin mencetak gol di menit krusial tersebut.

Apakah kegagalan ini akan membuat Madrid fokus untuk mengejar trofi La Liga musim ini?