Kebersamaan Isco dan James Rodiguez

Kepastian Nasib Para Punggawa Madrid

Klub sebesar Real Madrid memang tidak pernah luput dari pemberitaan media tentang hal apapun yang bersangkutan. Termasuk juga tentang kabar masuk dan keluarnya pemain ke dan dari Santiago Bernabeu. Seperti bukan rahasia umum bahwa dalam skuad Los Blancos kini disebutkan beberapa nama yang dikabarkan akan hengkang.

Adalah Isco Alarcon dan James Rodriguez, dua sosok playmaker muda nan kreatif di skuad Los Merengues. Kedua nama ini memang kerap diberitakan akan segera meninggalkan Bernabeu dalam waktu dekat. Penyebabnya apalagi kalau bukan kurangnya kesempatan bermain di skuad reguler.

Yang membuat semua ini menjadi berat bagi El Real adalah, kedua pemain tersebut kerap menjadi penyelamat tim dalam momen krusial. Contohnya saja Isco yang sukses mengawali pesta gol Madrid beberapa waktu lalu dan juga James yang berhasil mencetak gol penyeimbang dalam laga El Clasico kemarin.

Tentu saja ini membuat publik semakin bertanya-tanya akan kepastian nasib kedua pemain tersebut di Santiago Bernabeu. Banyak pihak yang optimis bahwa klub akan mempertahankan pemain-pemain tersebut. Namun melihat dari psikologis pemain, banyak juga yang meragukan kedua nama tersebut akan bertahan di Madrid.

Madrid Perpanjang Kontrak  Isco

Perfrorma gemilang Isco berujung pada perpanjangan kontrak hingga 2022

Perfrorma gemilang Isco berujung pada perpanjangan kontrak hingga 2022

 

Isco boleh saja bernafas lega, pasalnya kini dirinya telah ditawarkan kontrak baru oleh Real Madrid. Ini merupakan keputusan yang cukup melegakan mengingat nasib Isco akhir-akhir ini di Santiago Bernabeu masih mengambang. Menurut kabar yang beredar, Madrid menawarkan Isco kontrak baru hingga 2022 mendatang.

Perpanjangan kontrak baru Isco ini bisa dibilang sebagai reward atas penampilan impresif yang ditampilkan Isco untuk tim. Pemain kelahiran tahun 1992 tersebut sejauh ini telah berhasil membuktikan bahwa dirinya layak untuk dipertahankan klub setelah kerap menjadi sosok vital bagi kemenangan Los Blancos.

Berdasarkan kabar yang beredar, Isco akan menerima gaji sebesar 6 juta euro atau senilai Rp 87,18 miliar per tahun untuk kontrak barunya nanti. Memang gelandang berusia 25 tahun tersebut diharapkan bisa menjadi penerus Luka Modric yang usianya kini bisa dikatakan sudah tidak lagi muda.

Madrid Pilih Isco, James Gigit Jari

James Rodriguez hampir dipastikan akan hengkang dari Santiago Bernabeu musim depan

James Rodriguez hampir dipastikan akan hengkang dari Santiago Bernabeu musim depan

 

Lain Isco, berbeda pula nasib James Rodriguez. Pemain tim nasional Kolombia tersebut memang kerap dikabarkan akan segera meninggalkan Santiago Bernabeu. Hal ini sangat jelas terlihat dari semakin jarangnya James bermain sebagai starter untuk Real Madrid. Meskipun memiliki masalah yang sama, Isco dan James kini memiliki nasib yang berbeda.

Klub telah memutuskan untuk memperpanjang kontrak Isco tetap bersama Real Madrid hingga 2022. Hal ini tentu membuat James Rodriguez disarankan untuk segera berkemas meninggalkan Santiago Bernabeu. Banyak yang memprediksikan bahwa Real Madrid tidak akan lagi mempekerjakan James pada musim depan.

Real Madrid dikabarkan lebih memilih untuk mempertahankan Isco dan Marco Asensio daripada playmaker asal Kolombia tersebut. Sebab kedua pemain tersebut disinyalir akan menjadi penerus vital di kubu Madrid. Isco diprediksi untuk menggantikan Modric, sementara Asensio memiliki peluang untuk menggeser peran Bale.

Menyikapi kepastian nasibnya musim depan, James Rodriguez diminta untuk menyortir klub-klub yang berminat untuk menampungnya jika akhirnya hengkang dari Real Madrid. Sebab menurut kabar kini telah banyak raksasa Inggris dan Italia sudah mengambil ancang-ancang untuk mendapatkankan tanda tangan James musim depan.

Alexander Lacazatte

Aulas: Buka Peluang Bagi Lacazatte Hengkang Dari Lyon

Presiden Lyon yang bernama Jean-Michel Aulas mengatakan tidak akan menghentikan langkah Alexander Lacazatte untuk bermain di klub lain.

Pemain asal Perancis itu sering dikaitkan dengan kepindahannya ke raksasa Eropa, sang pemain pun mengatakan bahwa dirinya ingin bermain untuk tim juara di La Liga Barcelona setelah dirinya mengkonfirmasikan ingin hengkang dari Lyon pada akhir musim ini.

Yang pada sebelumnya Lyon telah memberikan penolakan atas tawaran dari Arsenal pada bulan Agustus silam. Namun, Aulas menegaskan untuk pemainnya tersebut akan dikabulkan keingiannnya untuk bermain di klub lain.

Pemain berusia 25 tahun itu saat ini sudah bermain sebanyak 19 kali bersama Olimpique Lyon dengan mencetak gol sebanyak 18 kali.

Alexander Lacazatte

Lacazette pemain mesin gol bagi lyon

Presiden Lyon Siap Kabulkan Permintaan Lacazatte

“Jika memang ada kesempatan, tentu saja saya akan mengizinkan Lacazatte untuk bermain bersama klub lain. Seperti yang sudah-sudah, Sam Umtiti dan Abi Eric Abidal yang bermain untuk Barcelona atau Karim Benzema yang memilih untuk bergabung dengan Real Madrid dan kemudian Ludo Giuly yang bermain bersama Monako. Dari semua pemain tersebut telah meninggalkan klub, kenapa tidak?,” ucap Aulas kepada media setempat.

“Alex memang memiliki niat untuk bermain bersama klub besar eropa, dan pihak Lyon pun siap mengkabulkan permintaannya. Dengan itu kami merasa sejalan dengannya.”

Dimana Alexander Lacazatte telah banyak membantu tim ini untuk bisa berada di posisi ke empat di kompetisi Ligue 1. Dalam perjalalanan Lyon musim ini, sudah bermain sebanyak 24 pertandingan diantaranya 17 kali meraih kemenangan, bermain imbang empat kali.

Lyon Merestui Lacazette Untuk Bergabung ke Barcelona

Alexander-Lacazatte-Lyon

Lacazatte terlihat tidak betah di Lyon

Jean-Michel Aulas selaku presiden di Lyon ingin meyatakan jika pihak klub tidak sekalipun berniat untuk menghentikan langkah pemainnya yang bernama Alexander Lacazette untuk meninggalkan klub di musim panas.

Pemain berusia 25 tahun itu memang kerap dikaitkan oleh beberapa klub ternama di Eropa untuk memakai jasanya pada tahun lalu. Dimana klub yang berasal dari Inggris seperti Arsenal dan Liverpool, termasuk juga klub dari Spanyol yaitu Barcelona untuk memilikinya.

Lacazette sendiri pun juga mengatakan keinginannya untuk hengakang dari Lyon dan akan memilih Barcelona untuk memperkuat tim asuhan Luis Enrique. Sang pemain pun berencana akan hengkang dari klub pada akhir musim, jika tim Catalan itu masih memiliki minat kepadanya.

“Jika memang memiliki kesempatan, pastinya dia akan memilih untuk pergi dalam mengembangkan dirinya di klub lain. Seperti yang pernah dilakukan oleh pemain lainnya yang bermain di Barcelona Samuel Umititi dan Eric Abidal atau di Real Madrid dimana Karim Benzema lebih memilih untuk mencoba berkarir di Spanyol, atau yang baru saja ini Ludovic Giuly yang berkeinginan untuk memperkuat Monako.”

“Saya pikir, kenapa tidak untuk Lacazette yang ingin bermain bersama klub top dan pihak klub pun tidak merasa keberatan.”

Maka dari itu kami sangat berterima kasih oleh Alexander Lacazette, jika dia memang benar-benar ingin hengkang dari klub. Dimana pemain tersebut telah banyak membantu tim sampai musim ini yang berada di posisi ke empat di ajang Ligue. Dan dia pun juga telah menyumbangkan 18 gol dari 17 laga yang sudah dilakoninya.

Pihak klub akan terus memberikan dukungan kepada Lacazette untuk bisa sukses bersama Barcelona, yang sempat dimanti pada tahun lalu. Dengan itu dirinya bisa menjadi penerus bagi klub ini yang ingin berkarir bersama klub lain mencari sebuah peruntungan dan gelar eropa lainnya.

 

Gol Mateo Kovacic membuka pesta gol Real Madrid

Madrid Raih Poin Penuh Saat Jumpa Sociedad

Real Madrid berhasil mencatat hasil sempurna saat menjamu Real Sociedad di markas Los Blancos, Santiago Bernabeu pada dini hari tadi. Kemenangan atas tim tamu tersebut sekaligus menjadi momen bagi Madrid untuk meninggalkan Barcelona di peringkat kedua dengan selisih empat poin.

Mengamuk, Madrid Hajar Real Sociedad 3-0

Real Madrid berhasil mengalahkan Real Sociedad dengan skor fantastis 3-0

Real Madrid berhasil mengalahkan Real Sociedad dengan skor fantastis 3-0

Para punggawa Real Madrid sepertinya tak ingin berlama-lama terlarut dalam kesedihan usai tersingkir dari turnamen Copa del Rey. Madrid yang pada pertengahan pekan lalu harus mengakui keunggulan Celta Vigo, melancarkan ajang pelampiasan kekecewaan mereka dalam laga kontra Real Sociedad dini hari tadi.

Bermain di hadapan ribuan Madridista, skuad asuhan Zinedine Zidane tampil menggebrak sejak awal pertandingan. Namun kegigihan tim tamu dalam melakukan perlawanan cukup membuat El Real kesulitan dalam mencetak angka.

Tuan rumah baru berhasil membuka keunggula saat laga memasuki menit ke 38 leway aksi Mateo Kovacic. Tembakan kerasnya meneruskan umpan Cristiano Ronaldo tidak mampu dibendung penjaga gawang Real Sociedad. Keunggula 1-0 bagi tuan rumah bertahan hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua, Madrid tidak terlihat memiliki niat untuk mengendurkan serangan. Alhasil Cristiano Ronaldo menggandakan keunggulan tuan rumah menjadi 2-0 saat babak kedua baru berjalan enam menit. Kebalikan dari gol pertama, kali ini Kovacic lah yang menjadi penyumbang assist.

Nasib buruk menimpa tim tamu usai Inigo Martinez melanggar Casemiro pada menit ke-74. Wasit pun menghadiahkan kartu kuning kedua untuk Martinez yang berarti Real Sociedad terpaksa bermain dengan sepuluh orang pemain.

Sepuluh menit menjelang laga bubar, kali ini giliran Alvaro Morata yang mencatatkan namanya di papan skor. Gol dari Morata sekaligus memastikan pertandingan berakhir dengan skor 3-0 bagi tuan rumah, Real Madrid. Kemenangan ini sekaligus membuat Los Blancos menjauhi sang rival, Barcelona dalam perolehan poin sementara.

Gol Suarez Selamatkan Barcelona

Gol Mateo Kovacic membuka pesta gol Real Madrid

Gol Mateo Kovacic membuka pesta gol Real Madrid

Sementara itu dari kubu rival, Barcelona gagal meraih poin penuh saat berkunjung ke markas Real Betis, Estadio Benito Villamarin. Bermain menekan sepanjang pertandingan, Barca justru seringkali tertekan lewat serangan balik yang dilancarkan tuan rumah.

Real Betis yang bermain di hadapan para pendukungnya seakan mendapat kekuatan ekstra. Berulang kali Dani Ceballos dan Ruben Castro mengancam gawang El Barca yang dijaga oleh Marc-Andre ter Stegen. Magis dari Trio MSN yang diharapkan pun sepertinya juga tidak kunjung terlihat.

Tuan rumah berhasil unggul lebih dulu saat laga menyisakan 15 menit sebelum peluit akhir dibunyikan. Kecerdikan Alex Alegria dalam memanfaatkan kemelut yang terjadi di area bertahan Barca sukses memecah kebuntuan. Gol dari Alegria sempat membuka asa tuan rumah untuk mengandaskan perlawanan Blaugrana.

Namun kegembiraan Real Betis terpaksa terhenti usai gol penyeimbang Luis Suarez tercipta di penghujung laga. Memanfaatkan umpan Lionel Messi, Suarez berhasil menyelamatkan wajah Barca dari kekalahan. Pertandingan pun berakhir dengan skor imbang 1-1. Dan kegagalan Messi dkk. meraih poin penuh sekaligus membuat Blaugrana semakin menjauh dari posisi puncak klasemen La Liga musim ini.

Barcelona kini menduduki posisi runner-up di klasemen sementara La Liga saat ini. Memiliki selisih empat poin, harapan skuad asuhan Luis Enrique semakin menipis mengingat Real Madrid masih memiliki satu laga tersisa dengan selisih 4 poin. Kepemimpinan Luis Enrique musim ini pun semakin dipertanyakan mengingat pada musim ini dominasi Barca dan Messi di kancah sepakbola Eropa juga tergusur oleh popularitas Ronaldo bersama Real Madrid.

Apakah musim 2016-2017 ini memang bukan musimnya Barcelona?

Gol tendangan bebas Ronaldo tak cukup bawa Madrid lolos

Imbang, Celta Vigo Singkirkan Madrid

Gagal membayar kekalahan di leg pertama, Real Madrid harus meneriman kenyataan pahit tersingkir dari turnamen Copa del Rey usai hanya meraih hasil imbang atas tuan rumah Celta Vigo dengan skor akhir 2-2, agregat 3-4.

Ronaldo Tak Mampu Loloskan Madrid

Gol bunuh diri Danilo membuka petaka bagi Madrid

Gol bunuh diri Danilo membuka petaka bagi Madrid

Real Madrid harus mengakhiri perjalanan mereka di turnamen Copa del Rey usai hanya meraih hasil imbang atas tim tuan rumah Celta Vigo dengan skor akhir 2-2 dalam pertandingan leg kedua perempat final Copa del Rey dini hari tadi.

Memainkan Cristiano Ronaldo, ternyata bukan jaminan bagi Los Blancos untuk dapat mengklaim tempat mereka di semifinal Copa de Rey. Terbukti sepanjang pertandingan, peraih trofi Ballon d’Or tersebut gagal untuk memaksimalkan peluang menjadi gol untuk Madrid.

Sempat menyerah dalam laga leg pertama, skuad asuhan Zinedine Zidane berkunjung ke Stadion Balaidos dengan motivasi penuh untuk bisa membalas kekalahan dengan kemenangan berselisih dua gol atas tuan rumah Celta Vigo.

Terlihat tim tamu berhasil mendominasi jalannya pertandingan dan juga menciptakan beberapa peluang emas. Dari segi penguasaan bola, El Real juga berhasil menguasai 66 persen ball possesion berbanding 34 persen dari tim tuan rumah.

Tampil menggebrak sejak awal, skuad Zinedine Zidane yang memilih untuk menerapkan formasi 3-5-2 ketimbang 4-3-3, berhasil menciptakan peluang lebih dulu lewat aksi Isco yang masih berhasil dipatahkan kiper Celta Vigo, Sergio Alvarez.

Namun sayang, usaha Real Madrid untuk membalikan keadaan pada leg pertama malah justru berbalik menjadi petaka. Pada menit ke-44 bek Madrid, Danilo, melakukan blunder saat berniat menghalau tembakan John Guidetti yang akhirnya menyebabkan gol bunuh diri. Tuan rumah mengakhiri babak pertama dengan skor 1-0.

Memasuki babak kedua, Madrid yang mendapatkan kesempatan tendangan bebas tidak menyia-nyiakan kesempatan tesebut. Cristiano Ronaldo yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menyamakan kedudukan sementara pada menit ke-62.

Bermaksud membalikan keadaan dengan meningkatkan serangan, lini bertahan Los Blancos malah kecolongan saat laga menyisakan lima menit. Aksi Daniel Wass yang melepaskan tembakan dari luar area penalti berhasil memperdaya kiper Kiko Casilla dan menambah keunggulan agregat tuan rumah menjadi 4-2.

Real Madrid baru berhasil menyamaka kedudukan sekaligus memperkecil ketinggalan agregat mereka pada menit ke 90-an. Aksi Lucas Vasquez yang berhasil memaksimalkan umpan Karim Benzema berhasil memperkecil ketertinggalan Madrid.

Pertandingan berakhir dengan sor akhir 2-2, agregat 3-4 bagi Celta Vigo.

Usai Tersingkir, Ramos : Untung Gugur Sekarang

Gol tendangan bebas Ronaldo tak cukup bawa Madrid lolos

Gol tendangan bebas Ronaldo tak cukup bawa Madrid lolos

Menanggapi kegagalan tim nya menembus babak semifinal Copa del Rey, sang kapten, Sergio Ramos menanggapinya dengan positif serta besar hati. Dalam wawancara dengan media setempat usai pertandingan, bek Los Blancos tersebut mengungkapkan,

“Saya pikir kami sangat beruntung karena tersingkir saat masih babak perempat final seperti sekarang ini. Akan lebih menyakitkan jika harus tersingkir di semifinal atau final, karena masih banyak kompetisi yang harus kami jalani seperti La Liga dan Liga Champions.”

“Saya rasa pelatih (Zidane) juga tidak masalah atas kegagalan kami dalam turnamen ini dan tetap bangga atas performa yang para pemain tampilkan.” ujar Sergio Ramos.

Sementara itu, banyak pihak yang menganggap kegagalan Ramos dkk. adalah akibat badai cedera yang menerpa kubu Madrid. Menanggapi hal itu, Ramos menampiknya dan menganggap hal itu bukanlah sebuah alasan.

“Badai cedera yang menimpa tim sejujurnya bukanlah alasan atas kegagalan kami. Para pemain telah berusaha sekuat tenaga, memberika kemampuan terbaik mereka, hanya saja kami semua gagal memaksimalkan peluang yang ada.” tutup pemain belakang yang akhir-akhir ini rajin mencetak gol di menit krusial tersebut.

Apakah kegagalan ini akan membuat Madrid fokus untuk mengejar trofi La Liga musim ini?